Bersama Anda Membangun Islam

Login

Lupa password?

Like/Tweet/+1

Latest topics

» Newbie!!... silahkan perkenalkan dirinya disini... ^^
Mon Oct 24, 2011 5:09 am by raden galuh agung permana

» update forum 2
Wed Sep 14, 2011 10:00 am by Admin

» Resep Kue Pernikahan
Sat Jun 04, 2011 12:42 pm by aisyah salimah

» Hidup Tak Kenal Kompromi
Sat Jun 04, 2011 11:54 am by aisyah salimah

» Rumah Dunia VS Akhirat
Sun May 22, 2011 11:59 pm by aisyah salimah

» Selamat Jalan Ibunda Tercinta
Sat May 21, 2011 3:48 pm by aisyah salimah

» Cara Youtube tanpa buffer tanpa software
Tue May 10, 2011 8:16 pm by kholis

» tok tok tok...!
Mon May 09, 2011 7:43 pm by santii

» catatan da'wah
Sat May 07, 2011 10:08 pm by nadiachya

Gallery


Top posting users this month

Top posting users this week


    Pertumbuhan dan Perkembangan Otak Anak

    Share

    Abu_Azzam
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 96
    HP : 9
    Reputation : 0
    Registration date : 09.02.09
    Age : 36
    Lokasips.minggu

    Pertumbuhan dan Perkembangan Otak Anak

    Post by Abu_Azzam on Mon Feb 16, 2009 2:02 pm

    Gordon Drayden dan Jeannette Vos, Ed.D dalam bukunya The Learning Revolution menyebutkan :
    Otak memiliki satu trilyun sel termasuk
    · 100 milyar sel syaraf aktif
    · 900 milyar sel lainnya yang menempel, memberikan makan dan mengisolasi sel-sel yang aktif

    Masing-masing dapat tumbuh hingga 20.000 cabang dan 100 milyar sel syaraf
    Memiliki tiga otak yang berbeda satu sama lainnya

    Otak insting
    Otak emosional
    Kulit otak yang menakjubkan
    Memiliki dua sisi yang bekerja selaras

    Otak ’akademik’ : otak bagian kiri
    Otak ’kreatif’ : otak bagian kanan
    Bekerja secepat/ seperti ”telephone exchange” yang mengumpulkan jutaan pesan dalam sedetik natara sisi kiri dan sisi kanan
    Beroperasi pada sedikitnya 4 gelombang panjang
    Mengontrol sistim transmisi yang memantulkan pesan-pesan elektrik kimia dengan segera ke setiap bagian dari tubuh and
    Otak tumbuh maksimum di usia 0 – 18 tahun, dan pertumbuhan yang pesat terjadi pada usia anak usia 0 – 5 tahun, para ahli mengatakannya sebagai The Golden Age (masa keemasan) sebab di usia ini otak tumbuh 90 % dann 100 % setelah anak berusia 18 tahun.

    Namun pertumbuhan dan perkembangan otak akan maksimal hanya jika anak mendapatkan rangsangan dari lingkungannya, rangsangan yang dimaksud adalah semua l obyek dan perlakuan yang didapat anak dari lingkungan yang melibatkan semua indera penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan dan indera pengecap. Semua alat indera ini harus dioptimalkan untuk menyerap semaksimal mungkin stimulus dari luar dirinya.

    Peranan orang tua sebagai orang yang terdekat dengan anak begitu besar dan sangat menentukan keberhasilan anak dalam perkembangan intelektual dan pribadinya. Anak akan menjadi apa dan siapa kelak di kemudian hari sangat tergantung pada bagaimana orang tua mengambil bagian dalam membentuk dan mengarahkannya sejak kecil.


    Peranan orang tua dalam meningkatkan intelektual anak


    1. Gaya mendidik
    Gaya mendidik harus banyak ’mendorong’ bukan banyak ’melarang’, dorongan akan membuat anak berani mencoba, suka tantangan sedangkan larangan membuat anak takut mencoba.


    2. Komunikasi yang baik
    Menjalin komunikasi yang baik, kembangkan bahasa anak dengan banyak dialog, bertanya, menanggapi sesuatu dan menjawab semua pertanyaan anak sesuai dengan kemampuan berpikirnya. Jangan pernah malarang anak untuk terus bertanya seperti ”sudah...diam dong banyak nanya...!” ucapan seperti itu membunuh kreatifitas dan rasa ingin tau anak.
    4. Sikap mendidik
    Sikap mendidik hendaknya menghindari mendidik dengan terlalu lemah, terlalu keras, memanjakan, over protective dan apalagi hanya memenuhi kebutuhan materi saja.
    5. Perhatian yang cukup
    Berilah perhatian sesuai kebutuhan mereka, luangkan waktu untuk bermain bersama, karena kebersamaan akan membuat mereka tentram, nyaman.
    6. Keteladanan
    Aturan yang berlaku untuk anak anak berlaku juga untuk kita, jangan pernah menyuruh sesuatu kepada anak semntara kita tidak melakukannya atau melarang sesuatu kepada anak tetapi kita melakukannya. Jadilah model untuk anak-anak agar anak merasa bangga dengan kita, sehingga integrasi pribadinya akan terbentuk
    7. Menghindari Hukuman fisik
    Hukuman fisik akan melukai anak sepanjang hidupnya,
    8. Memberi tanggung jawab yang tepat
    9. Hargai setiap prestasi yang ia raih


    Seperti puisi di bawah ini orang tua dan guru bagai seorang pemahat .....


    The Sculptor (Pematung)

    Kuambil segumpal tanah liat
    Kubentuk dengan ku pijat-pijat
    Sementara jemariku menekan
    Terbentuklah yang kuinginkan

    Kudatangi beberapa hari kemudian
    Tanah liat sudah membatu
    Bentuk buatan tanganku masih namapak jelas
    ..........dan aku tak dapat lagi mengubahnya

    lalu kuambil tanah liat bernyawa
    Sebuah hati bocah lembut dan peka
    Dari hari ke hari, kubentuk dia
    Dengan segala kemampuan daya seni

    Beberapa tahun kemudian
    Si bocah telah menjadi orang
    Sifat-siafat bentukanku tetap tercermin
    ..........dan kau tak dapat lagi mengubahnya

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 6:56 pm