Bersama Anda Membangun Islam

Login

Lupa password?

Like/Tweet/+1

Latest topics

» Newbie!!... silahkan perkenalkan dirinya disini... ^^
Mon Oct 24, 2011 5:09 am by raden galuh agung permana

» update forum 2
Wed Sep 14, 2011 10:00 am by Admin

» Resep Kue Pernikahan
Sat Jun 04, 2011 12:42 pm by aisyah salimah

» Hidup Tak Kenal Kompromi
Sat Jun 04, 2011 11:54 am by aisyah salimah

» Rumah Dunia VS Akhirat
Sun May 22, 2011 11:59 pm by aisyah salimah

» Selamat Jalan Ibunda Tercinta
Sat May 21, 2011 3:48 pm by aisyah salimah

» Cara Youtube tanpa buffer tanpa software
Tue May 10, 2011 8:16 pm by kholis

» tok tok tok...!
Mon May 09, 2011 7:43 pm by santii

» catatan da'wah
Sat May 07, 2011 10:08 pm by nadiachya

Gallery


Top posting users this month

Top posting users this week


    Tidak Ada Anak 'Bodoh'

    Share

    bundaalifah
    Newbie
    Newbie

    Jumlah posting : 34
    HP : 0
    Reputation : 0
    Registration date : 10.02.09
    Age : 35
    Lokasipesanggrahan-selatan jakarta

    Tidak Ada Anak 'Bodoh'

    Post by bundaalifah on Tue Feb 17, 2009 2:04 pm

    Anak yang memiliki nilai kurang dalam suatu mata pelajaran misalnya matematika atau bahasa, belum tentu ia 'kurang' dalam hal lain. Hindarkan tergesa-gesa mencap 'bodoh' pada anak. Menurut teori gardner 1983, pada diri anak terdapat kemampuan lain yang dapat digali oleh pendidik (orangtua dan guru) yaitu, kecerdasan bahasa, matematika, kinestetik, musik, spasial, intrapersonal, interpesonal, dan naturalis.


    Di bawah ini adalah beberapa upaya yang dapat orangtua atau guru lakukan untuk menggali kemampuan kecerdasan anak, yaitu:

    1. Kecardasan Linguistik atau Bahasa

    - Kenalkan anak pada buku-buku cerita bergambar.
    - Bacakan dongeng dan suruh anak untuk mengulang isi dongeng terebut.
    - Mintalah anak untuk menceritakan pengalamannya di sekolah atau tempat bermainnya.

    2. Kecerdasan Logis Matematis
    - Mengenalkan bentuk angka, penjumlahan dan pengurangan ringan misalnya berhitung dengan jari atau mainan angka
    - Berikan anak permainan yang memerlukan pemikiran, seperti ular tangga
    - Ajaklah anak melakukan eksperimen dengan benda padat seperti es bisa berubah menjadi air.

    3. Kecerdasan Spasial
    - Untuk melatih imajinasi anak, biasakan ia mendengarkan dongeng tanpa gambar misalnya di radio.
    - Beri permainan yang dapat mengasah kecerdasan spasialnya seperti puzzle atau menggambar sesuai dengan minatnya.
    - Latih anak ntuk membayangkan suatu benda dengan menutup matanya.

    4. Kecerdasan Kinestetik Jasmani
    - Libatkan dalam kegiatan atau pemainan yang membutuhkan aktivitas fisik seperti main tali, mengikat tali sepatu atau masukkan dalam klub olah raga.
    - Latih gerak motoriknya misalnya melepas kancing pakaian,membentuk tanah liat dan membangun sesuatu dengan balok-balok.

    5. Kecerdasan Musik
    - Ajak anak untuk mengubah syair lagu.
    - Menghafal lagu-lagu yang sesuai dengan usianya.
    - Motivasi anak agar masuk klub musik.
    - Perkenalkan dengan alat-alat musik tertentu.

    6. Kecerdasan Interpersonal
    - Agar tumbuh sikap empati ajaklah anak menengok keluarga yang terkena musibah.
    - Mengajarkan utuk berbagi dengan saudara ataupun teman (misalnya makanan).
    - Membangun kepercayaan diri anak misalnya dengan mengikutsertakan anak dalam berbagai lomba atau tampil di depan umum misalnya di ulang tahun temannya.
    - Membiasakan anak untuk menyapa atau memberi salam pada orang lain terlebih dahulu.

    7. Kecerdasan Intrapersonal
    - Tanyakan sesering mungkin tentang perasaan anak anda jika ekspresi wajahnya terlihat berubah.
    - Berikan pekerjaan yang bisa dikerjakan sendiri oleh anak misalnya mewarnai gambar atau merapikan piring-piring plastik.
    - Bimbing anak agar mengenali dirinya sendiri seperti menggambar wajah tentang kondisi perasaannya (wajah sedih, gembira, marah).

    8. Kecerdasan Naturalis (Alam)
    - Aja anak untuk elakukan kegiatan di luar rumah seperti berkebun, menyiram tanaman, melihat serangga.
    - Kenalkan benda-benda alam yang ada di sekitarnya seperti batu, daun atau nama berbagai jenis tanaman).
    - Biarkan anak memelihara binatang seperti kucing, hamster (semacam marmut), ikan, kura-kura.
    - Ajaklah anak untuk menonton film flora dan fauna.


    by Yusi Elsiano Rosmansyah
    http://www.perkembangananak.com

      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 7:51 am