Bersama Anda Membangun Islam

Login

Lupa password?

Like/Tweet/+1

Latest topics

» Newbie!!... silahkan perkenalkan dirinya disini... ^^
Mon Oct 24, 2011 5:09 am by raden galuh agung permana

» update forum 2
Wed Sep 14, 2011 10:00 am by Admin

» Resep Kue Pernikahan
Sat Jun 04, 2011 12:42 pm by aisyah salimah

» Hidup Tak Kenal Kompromi
Sat Jun 04, 2011 11:54 am by aisyah salimah

» Rumah Dunia VS Akhirat
Sun May 22, 2011 11:59 pm by aisyah salimah

» Selamat Jalan Ibunda Tercinta
Sat May 21, 2011 3:48 pm by aisyah salimah

» Cara Youtube tanpa buffer tanpa software
Tue May 10, 2011 8:16 pm by kholis

» tok tok tok...!
Mon May 09, 2011 7:43 pm by santii

» catatan da'wah
Sat May 07, 2011 10:08 pm by nadiachya

Gallery


Top posting users this month

Top posting users this week


    101 alasan stop makan daging

    Share

    santii
    Senior Member
    Senior Member

    Jumlah posting : 221
    HP : 356
    Reputation : 7
    Registration date : 04.05.09
    Age : 26
    Lokasijalan bango 3 pondok labu, cilandak, jakarta selatan

    101 alasan stop makan daging

    Post by santii on Wed Dec 02, 2009 3:23 pm

    101 ALASAN MENGHENTIKAN POLA MAKAN DAGING
    ...






    101
    ALASAN MENGHENTIKAN POLA MAKAN DAGING

    Dalam laporan PBB (FAO) yang berjudul Livestock's Long
    Shadow: Enviromental Issues and Options (Dirilis bulan November 2006), PBB
    mencatat bahwa industri peternakan menghasilkan emisi gas rumah kaca yang
    paling tinggi (18%), jumlah ini melebihi gabungan dari seluruh transportasi
    di
    seluruh dunia (13%). PBB juga menambahkan bahwa emisi yang dihitung hanya
    berdasarkan emisi CO2 saja, padahal industri peternakan juga merupakan salah
    satu sumber utama pencemaran tanah dan air bersih. Peternakan melepaskan 9 %
    karbondioksida dan 37 % gas metana (23 kali lebih berbahaya dari CO2). Selain
    itu, kotoran
    ternak menyumbang 65 % nitrooksida (296 kali lebih berbahaya dari CO2), serta
    64 % amonia penyebab hujan asam

    Masyarakat Di Inggris, mereka setiap tahun memberi makan ternak dalam jumlah
    yang cukup
    untuk memberi makan 250.000. 000 orang, sementara di dunia ada
    30.000.000 orang yang
    meninggal karena kelaparan bervegetarian dapat hidup dari hasil lahan yang
    setara dengan satu orang pemakan daging saja

    Setiap 3 detik ada satu orang anak yang meninggal karena kelaparan di suatu
    tempat di dunia

    Seandainya orang Amerika mengurangi konsumsi daging mereka hingga 10%, hal
    itu
    dapat menghemat 12.000.000 ton padi-padian yang cukup untuk memberi makan
    60.000.000 orang (jumlah penduduk Britania Raya)

    Seandainya semua orang Amerika menjadi vegetarian, maka hal itu akan
    menghemat padi-padian yang dapat memberi makan 600.000.000 orang
    (jumlah
    penduduk India)

    Intensifikasi peternakan hewan telah memindahkan 1.000.000 penduduk dari
    tanah
    tradisional mereka, sebagai contoh orang- orang di Amerika Selatan &
    Tengah, penduduk asli Amerika di Amerika Selatan, dan di Britania Raya, hal
    ini
    masih berlanjut sampai hari ini

    Orang-orang yang dipindahkan dari tanah asal mereka ke kota lain menderita
    kekurangan gizi, terkena berbagai macam penyakit, parasit, dan penyakit yang
    menyerang sistem
    kekebalan tubuh

    Pada negara-negara dunia ketiga, 1 dari 10 bayi meninggal sebelum ulang tahun
    mereka yang pertama inggris mengimpor gandum yang setara dengan £46.000.000
    dari negara-negara
    dunia ketiga sebagai pakan untuk ternak

    Karena beternak yang berlebihan, 850.000.000 orang yang tinggal di daratan
    terancam oleh penggurunan (tanah subur berubah menjadi gurun pasir) dan lebih
    dari 230.000.000 sudah tinggal di daratan yang berpadang pasir sehingga tidak
    dapat mempertahankan kehidupan mereka serta menghadapi kelaparan sebentar
    lagi

    1.000.000.000 orang di belahan bumi barat suka makan daging, susu, dan

    produk turunannya dengan rakus serta meninggalkan 1.000.000.000 lainnya untuk
    dibuang serta 3.500.000.000 lainnya juga menunggu saatnya
    disia-siakan

    TANAH

    Jika mereka terus menghilangkan hutan Amerika untuk membesarkan ternak dengan
    kecepatan sekarang, maka dalam 50 tahun ke depan tidak akan ada hutan yang
    tersisa

    Tanah seluas 4000 m2 hanya dapat menghasilkan 75 kg daging sapi, tetapi
    sebaliknya jika ditanam kentang maka dapat menghasilkan 9080 kg kentang

    80% tanah yang ditanami di Inggris dipakai untuk menanam makanan ternak
    (14.732.000 ha )

    Dibutuhkan 8 kg protein kedelai untuk menghasilkan 0,5 kg daging

    Sejak tahun 1945, di Inggris telah kehilangan 95% padang rumput berbunga, 50%
    daerah hutan liar, 40% wilayah segar, 50% wilayah basah, dan 224.000 km
    pagar tanaman, semuanya disebabkan oleh peternakan hewan

    Tekanan pada tanah karena peternakan hewan potong menyebabkan erosi
    tanah sebanyak 6 milyar ton/tahun di Amerika

    Jika setiap orang bervegetarian maka hingga 90% tanah yang dipakai untuk
    peternakan hewan bisa diambil-alih untuk wilayah hutan, ruang terbuka untuk
    kegiatan santai, dll

    Sejak tahun 1960, sekitar 25 % hutan di Amerika tengah telah dimusnahkan
    untuk
    lahan pemeliharaan ternak

    Antara tahun 1966 sampai dengan tahun 1983, 38% dari hutan hujan di Amazon
    dimusnahkan untuk lahan pemeliharaan ternak

    90% dari lahan peternakan sapi yang didirikan menyebabkan pembabatan hutan
    yang
    serius selama 8 tahun terakhir. Lahan tersebut kemudian menjadi tandus karena
    hilangnya kesuburan akibat beratnya beban lingkungan untuk memelihara ternak

    Penggembalaan ternak merusak tanah dan meningkatkan pembentukan padang pasir.
    Sekitar 2,08 tiliun m2 tanah di AS saja telah menderita pengurangan hasil
    panen
    sebesar 25-50% sejak penggembalaan yang pertama

    Satu inci lapisan tanah teratas memakan waktu 200-1000 tahun untuk terbentuk
    -
    tetapi di AS mereka telah kehilangan 1/3 dari lapisan tanah teratas utamanya
    dalam 200 tahun ini (sekitar 7 inci) karena peternakan hewan

    Tanah akan hilang karena kenaikan permukaan laut akibat pemanasan global
    karena
    dampak peternakan hewan

    UDARA

    Penghancuran hutan oleh para peternak sapi telah merusak paru-paru dunia
    serta
    mengurangi daya tahan dunia untuk mengisi ulang persediaan oksigen kita.
    Sejumlah 1.300.000.000 ekor sapi di dunia telah melepaskan 60.000.000
    ton
    gas metana setiap tahunnya (gas metana adalah gas rumah kaca dan penyebab
    pemanasan global)

    Pembakaran hutan, padang rumput, serta ladang pertanian yang
    tandus berhubungan dengan perternakan hewan yang juga melepaskan
    gas
    metana sebesar 50 sampai 100.000.000 ton setiap tahunnya

    Dengan menggabungkan angka-angka ini, 25% dari emisi gas metana disebabkan
    oleh
    peternakan hewan (tidak termasuk milyaran kambing, babi dan ayam, jadi
    angka yang sebenarnya adalah jauh lebih tinggi)

    Pupuk yang dipergunakan sebagai penyubur tanaman untuk pakan ternak
    mengeluarkan nitrogen oksida - diperkirakan menyumbang 6% dari efek gas ruma.
    Pupuk, obat pembunuh rumput-rumputan, dan pestisida yang disemprotkan pada
    tanaman ikut masuk ke atmosfer dan menciptakan campuran karsinogenik
    yang
    berbahaya

    CFC banyak dilepaskan ke udara dari pendingin yang digunakan untuk menyimpan
    daging, susu, dan mentega. CFC dapat merusak lapisan ozon

    Amonia yang berasal dari air seni hewan juga mencemarkan atmosfer

    CO2 banyak dilepaskan dari pembakaran minyak dan bensin pada truk, kapal
    laut,
    rumah jagal, perusahaan susu, pabrik dan lainnya yang berkaitan dengan
    produksi daging maupun perusahaan susu

    Emisi dari industri-industri besar yang bergerak di bidang produksi pupuk
    kimia, obat pembunuh rumput liar, dan bahan kimia pertanian lainnya juga akan
    meracuni udara kita

    AIR

    25 galon air dapat memproduksi ½ kg gandum, sedangkan untuk menghasilkan ½ kg
    daging diperlukan 2500 galon air

    Hewan ternak Inggris memproduksi 200.000.000 ton tinja setiap tahunnya, yang
    sebagian besar berakhir di sungai-sungai kita

    Air buangan yang banyak mengandung darah dari tempat penjagalan berakhir di
    sungai kita

    Di Amerika Serikat manusia menghasilkan kotoran seberat 6.000 kg setiap
    detiknya sedangkan hewan ternak menghasilkan seberat 125.000 kg

    Nitrat dan pestisida yang digunakan pada tanaman untuk makanan ternak,
    berakhir
    di sungai kita

    Peternakan daging dan susu di Inggris menggunakan 70 liter air per hari per
    hewan atau 159.250.000. 000 liter air per tahun secara total

    Air yang digunakan untuk memproduksi 5 kg daging bistik setara dengan
    penggunaan air untuk seisi anggota rumah tangga selama setahun

    Pemakaian air bawah tanah untuk menanam tumbuhan bagi konsumsi hewan serta
    untuk penyediaan air bagi tempat-tempat penjagalan dapat mengakibatkan
    kekurangan
    air yang lebih parah

    Penyimpanan air tanah di lembah San Joaquin di Amerika Serikat mengalirkan
    500.000.000. 000 galon air per tahun untuk menghasilkan daging

    18% dari tanah pertanian di dunia memakai sistem irigasi dan karena pemanasan
    global meningkat yang sebagian diakibatkan oleh peternakan hewan, maka dana
    yang dibutuhkan untuk membuat sistem ini berjalan sebesar $200.000.000

    Air yang digunakan untuk menghasilkan 500 kg daging sapi cukup untuk dapat
    mengapungkan sebuah kapal perang

    Limbah cair dari berbagai bagian industri daging dan susu mengalir ke dalam
    sungai dan membuat polusi hingga ke laut, serta dapat membuat alga berkembang
    biak secara besar-besaran

    EFISIENSI

    Untuk menghasilkan satu kalori energi daging saja membutuhkan 60 kalori
    bensin,
    sedangkan jika kita menanam biji-bijian dan kacang-kacangan untuk memberi
    makan
    manusia secara langsung, maka setiap satu kalori bahan bakar dapat
    menghasilkan
    20 kalori (berarti 1200 kali lebih efisien)

    Peternakan daging dan susu menggunakan miliaran galon minyak untuk
    menjalankan
    traktor, bahan bakar kapal dan truk untuk alat transportasi hewan ternak dan
    makannya, memompa miliaran galon air untuk irigasi sawah dan menjalankan
    usaha
    rumah jagal, energi listrik untuk pendingin agar bahan-bahan tersebut tidak
    membusuk, serta sistem saluran pembuangan limbah untuk membersihkan beberapa
    polusi yang dihasilkan

    Ternak hanya mengubah 6% energi yang dimakannya (terutama padi-padian
    dan
    kacang kedelai) menjadi daging, sisanya 94% terbuang sebagai panas,
    pertumbuhan
    bulu, tulang, kotoran, gerakan (itulah mengapa banyak ternak yang dipelihara
    di
    kandang yang sangat sempit), dan sebagainya

    Untuk menghasilkan ½ kg daging sapi diperlukan 1 galon bensin

    Sebuah keluarga yang beranggotakan empat orang, jika mereka makan daging sapi
    dalam setahun maka bensinnya cukup untuk menjalankan sebuah mobil selama 6
    bulan (tergantung seberapa jauh Anda mengemudi!)

    Jika seluruh kerugian lingkungan karena daging dibebankan kepada kosumen maka
    harganya paling sedikit akan menjadi empat kali lipat

    EC menghabiskan $100.000.000 untuk menyubsidi produksi hewan yang
    mengakibatkan berdanau-danau susu yang dibuang karena tidak dikehendaki dan
    bergunung-gunung daging serta mentega yang tidak dikehendaki. Uang ini bisa
    digunakan dengan lebih baik untuk mendukung produksi buah, sayuran, dan
    biji-bijian organik

    Pada tahun 1979 di AS ada 145.000.000 ton hasil bumi yang dijadikan makanan
    ternak yang hanya menghasilkan 21 juta ton tubuh hewan - biaya dari hasil
    bumi
    yang disia-siakan ini berjumlah $20.000.000. 000

    Antara tahun 1950 dan 1985, produksi gabah/padi di Eropa dan AS meningkat
    secara besar-besaran namun 2/3 darinya digunakan sebagai makanan ternak

    70% dari keseluruhan gabah/padi digunakan sebagai makanan ternak

    Memakan daging hewan, telur, susu, dan mentega dalam jumlah yang sangat besar
    adalah suatu kemewahan dan tidak dapat ditanggung oleh sebagian besar planet

    HEWAN

    Memancing dengan jala yang digerakkan mesin pendorong atau alat modern
    lainnya
    telah merusak dan menghancurkan ekosistem secara membabi buta serta membunuh
    milyaran mahkluk laut maupun merusak dasar laut

    Jala dari para pemancing dapat membunuh hewan lainnya hingga 10 kali lipat
    dari
    ikan yang ingin ditangkap


    Ikan yang tertangkap jala mati lemas secara pelan-pelan

    dan sangat menderita

    Setiap tahun 15.000.000.000 hewan ternak dipotong untuk makanan, begitu juga
    hewan laut yang ditangkap dalam jumlah yang tidak diketahui tapi
    diperkirakan lebih besar lagi jumlahnya (termasuk di antaranya 1000 ikan
    lumba-lumba yang secara tidak sengaja tertangkap)

    Ayam-ayam dikurung di dalam kandang yang sangat sempit hingga 3 ekor

    lebih, mereka bahkan tidak dapat melebarkan sayapnya dan yang lainya bahkan
    tidak dapat berdiri

    Anak ayam jantan yang tidak diinginkan (karena mereka tidak dapat
    bertelur) dibinasaka n dengan gas atau digiling sampai hancur.
    Sementara anak ayam betina digiring ke dalam kandang-kandang yang sempit

    Anak-anak ayam dipotong paruhnya tanpa pembiusan untuk mencegah mereka saling
    mematuk satu sama lain karena mereka dimasukkan ke dalam kandang yang sangat
    kecil. Hal ini sama saja dengan mencabut kuku Anda tanpa pembiusan

    Metode peternakan modern menggunakan hormon penumbuh daging dan sinar buatan
    untuk membesarkan anak ayam yang membuat banyak ayam yang tumbuh melampaui
    kapasitas pertumbuhan tulangnya sehingga mengakibatkan tulang mereka rapuh
    dan
    kaki mereka patah

    Induk-induk babi dikurung dalam kandang seluas 1,3 meter x 1 meter di

    lantai beton atau logam, mereka bahkan tidak bisa memutarkan tubuhnya

    Hewan ternak yang dibesarkan untuk dagingnya ditempatkan di kandang tanpa
    jendela, dengan jumlah 20-30.000 dalam setiap kandang, mereka hidup di area
    seluas 10-20 cm2 dan karena terlalu sesak mereka saling menyerang seperti
    unggas-unggas aduan sehingga mereka seringkali menderita luka kulit yang
    bernanah.

    Kandang ayam pedaging dinyalakan lampunya selama 23 jam sehari untuk

    mengasilkan pertumbuhan yang pesat.

    Para hewan dibawa dari peternakan ke rumah
    jagal dengan transportasi yang penuh
    sesak dan tanpa makanan maupun air sehingga menimbulkan stres, luka-luka, dan
    kematian. Persyaratan resmi yang ada seringkali diabaikan.

    95% hewan ternak menderita luka-luka sebelum akhirnya dibunuh dan 30% di
    antaranya
    menderita patah tulang.

    Masalah yang mengerikan adalah ada banyak hewan yang digorok lehernya pada
    saat
    mereka masih sadar (sekitar 6% atau 200.000 sapi per tahun) atau dimasukkan
    ke
    dalam tangki berisi air mendidih (untuk menghilangkan bulu-bulu halus dan
    keras
    mereka) ketika mereka masih penuh dengan kesadaran

    Setiap menit ada 4000 ekor hewan yang mati di rumah jagal Inggris dan mereka
    mati dengan menyemburkan

    Kulit sapi didapatkan dari sapi-sapi muda yang dibunuh ketika mereka

    berusia 2 minggu

    Sapi dibesarkan dengan makanan yang berasal dari sisa makanan sapi atau domba
    lain. Sapi di peternakan AS diperkirakan terkena BSE (penyakit sapi gila)
    karena diberi makan pelet (berbentuk butiran) dari makanan hasil daur ulang

    Sapi hanya menghasilkan susu 10 bulan setelah mereka mempunyai anak – tetapi
    mereka secara rutin diberikan suntikan buatan (cth. diperkosa dengan mesin)
    untuk membuat mereka tetap hamil dan menyusui – anak-anak mereka selalu diambil
    (biasanya ketika berumur 12 jam) untuk diambil dagingnya sebagai daging sapi
    muda

    Sapi secara alami dapat hidup lebih dari 20 tahun tetapi mereka dibantai
    setelah 5 sampai 7 tahun ketika produksi susu mereka mulai berkurang

    Di Inggris, hewan dibunuh dengan menggunakan listrik atau dengan gulungan
    senapan untuk tahanan ( ie. Gulungan ditembakkan ke kepala mereka) sebelum
    menggorok leher mereka dan dicelupkan ke dalam air mendidih - semua ini
    terjadi
    pada proses produksi dimana hewan dinaik-turunkan dengan memakai alat pembawa
    barang – ini terjadi di pabrik peternakan

    "Hewan adalah korban dan budak paling tidak beruntung dari tindakan
    kekejaman umat manusia" - John Stewart Mill (ahli filsafat)

    Anak sapi dikurung di kandang yang gelap, mereka tidak dapat bebas bergerak
    dan
    diberi makan darah babi, coklat, serta susu yang telah mengering (sementara
    kita minum susu segar yang melimpah dari induknya)

    Sapi secara alami biasanya menghasilkan 5 liter susu per hari untuk
    anak-anaknya, tetapi di bawah sistem peternakan modern yang intensif, mereka
    menghasilkan 25-40 liter susu per hari sehingga mengakibatkan kantung susunya
    meradang dan membengkak, dengan demikian mereka mudah menjadi letih

    Kawasan daratan yang luas dijadikan lahan menanam satu jenis tanaman untuk
    memberi makan ternak – kawasan ini secara perlahan berubah menjadi padang
    gurun
    yang kelak hanya dapat menyangga sedikit spesies

    KESEHATAN

    Vegetarian dapat menurunkan tingkat kematian sebesar 20% dari segala
    penyebabnya (contoh: mereka hidup lebih lama dan tidak sering sakit)

    Daging penuh dengan residu antibiotik, hormon, dan racun yang
    diproduksi karena tekanan, serta sisa pestisida yang terkumpul dari tanaman
    panen yang mereka makan

    Ikan mengandung logam berat dan polutan lainnya yang kebanyakan berasal
    dari polusi air

    Organisasi Kesehatan Dunia menyarankan diet yang rendah lemak,
    gula,
    dan garam; mereka menyarankan makanan yang penuh dengan serat - persis
    seperti
    apa yang kita dapatkan dalam makanan vegan/vegetarian

    Hewan ternak mengandung hingga 50% lemak jenuh di dalam tubuhnya

    Para vegetarian berkurang terkena resiko penyakit jantung sebesar 24%,

    sedangkan Para Vegan berkurang 57% (penyakit jantung adalah pembunuh
    tertinggi di Inggris hingga 50% kematian)

    Kegemukan jarang ditemui di kalangan vegetarian, sedangkan kegemukan

    berhubungan erat dengan banyak penyakit

    Para vegan dan vegetarian memiliki tingkat tekanan darah serta tingkat
    kolesterol yang lebih rendah – tekanan darah dan tingkat kolesterol yang
    tinggi berhubungan dengan penyakit jantung, stroke, serta kegagalan ginjal

    Para vegetarian berkurang terkena resiko kematian akibat diabetes sebesar 50%

    Para vegetarian memiliki 40% lebih kecil terkena resiko kanker dibandingkan
    dengan populasi pada umumnya, hal ini diperkiraan karena para
    vegetarian memperole h asupan vitamin A, C, dan E yang lebih tinggi.

    Para vegetarian memiliki resiko
    terkena penyakit empedu dan batu
    ginjal yang lebih kecil

    80% faktor keracunan makanan disebabkan oleh daging yang terinfeksi
    (kotoran, bakteri, dsb). Selain itu, daging adalah bangkai yang telah busuk,
    di
    dalamnya banyak bakteri salmonela yang juga ditemukan dalam telur

    Osteoporosis adalah kehilangan kalsium dari tulang, hal ini terutama
    disebabkan
    oleh kandungan sulfur dari daging dan protein kasein dari susu yang
    menyebabkan
    hilangnya kalsium sewaktu kita buang air kecil. Negara

    dengan konsumsi daging dan produk susu tertinggi penduduknya juga mengalami
    tingkat kerapuhan tulang yang tertinggi

    50% dari manusia tidak mempunyai enzim untuk mencerna susu dengan baik,
    selain
    itu alergi terhadap susu dapat menyebabkan ashma dan eksim

    Pemakan daging mempunyai resiko ganda terhadap penyakit Alzheimers
    dibandingkan
    dengan para vegan dan vegetarian - beberapa orang juga merasa bahwa penyakit
    Parkinson juga berhubungan dengan makan daging

    Kuning telur penuh dengan konsentrasi lemak jenuh dan putih telur penuh
    dengan
    protein albumen yang berhubungan dengan larutnya kalsium ke dalam urine kita.
    Mentega mengandung 80% lemak jenuh, kream mengandung 40% lemak jenuh, dan
    keju
    mengandung 25-40% lemak jenuh

    Pemakan daging cenderung dua setengah kali terkena resiko penyakit kanker
    usus
    dibandingkan para vegetarian

    Plastik pembungkus yang biasanya digunakan untuk membungkus daging di
    supermarket dan tempat penjualan daging mengandung unsur kimiawi yang dapat
    mengakibatkan mandulnya sperma pada pria

    Orang China Daratan (yang kebanyakan hidup dengan diet vegetarian)
    mengonsumsi
    20% lebih banyak kalori dibandingkan dengan orang Amerika, tetapi orang
    Amerika
    20% lebih gemuk

    Dari 2.100.000 kematian yang terjadi di AS pada tahun 1987, sebanyak
    1.500.000
    kematian dikarenakan masalah pola makan (misalkan daging & susu)

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 6:53 pm