Bersama Anda Membangun Islam

Login

Lupa password?

Like/Tweet/+1

Latest topics

» Newbie!!... silahkan perkenalkan dirinya disini... ^^
Mon Oct 24, 2011 5:09 am by raden galuh agung permana

» update forum 2
Wed Sep 14, 2011 10:00 am by Admin

» Resep Kue Pernikahan
Sat Jun 04, 2011 12:42 pm by aisyah salimah

» Hidup Tak Kenal Kompromi
Sat Jun 04, 2011 11:54 am by aisyah salimah

» Rumah Dunia VS Akhirat
Sun May 22, 2011 11:59 pm by aisyah salimah

» Selamat Jalan Ibunda Tercinta
Sat May 21, 2011 3:48 pm by aisyah salimah

» Cara Youtube tanpa buffer tanpa software
Tue May 10, 2011 8:16 pm by kholis

» tok tok tok...!
Mon May 09, 2011 7:43 pm by santii

» catatan da'wah
Sat May 07, 2011 10:08 pm by nadiachya

Gallery


Top posting users this month

Top posting users this week


    Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Share

    LYa
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 110
    HP : 59
    Reputation : 1
    Registration date : 06.02.09
    Age : 30
    Lokasijakarta

    Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by LYa on Wed Jan 06, 2010 5:22 pm

    Mungkin sudah ada yang pernah membaca. Tapi tak apalah... soalnya diriku pengen coba posting karena baru ngeh kalo yg kemaren2 tuh ga ada notifnya... ntar kalo udah baca pada komen yah...awas yah kalo pada ga komen


    Alkisah, seorang pemuda dihinggapi gelisah di saat kuliah.

    Godaan
    yang mengancam agama dan kehormatannya terasa kian keras mendera. Puasa
    dan beraktifitas positif telah dilakukannya. Tetapi kadang justru itu!
    Aktifitas dakwah justru mempertemukannya dengan si jilbab biru yang
    selalu menunduk malu, si jilbab hitam yang elegan dan anggun, juga si
    jilbab coklat yang manis, lugu dan lucu. Hatinya kian gerah. Maka
    kepada ayahanda dan ibunda dikuatkannya hati untuk berkata,
    Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?


    Tentu saja
    ada empat mata yang terbelalak di ruang keluarga selepas isya' hari
    itu. "Heh...ngomong apa kamu? Nikah! Nikah! Gundhulmu itu!"
    Kepalanya menunduk.


    "Mbok
    ya sadar,nak.." ,kali ini terdengar lebih lembut. Sang ibu."Kamu itu
    kuliah masih semester berapa?! Bapak dan ibu nggak pernah melarang kamu
    ikut-ikutan aktifitas... .Apa itu namanya..ee? !
    "Dakwah.."
    "Iya
    dakwah!! Tapi jangan aneh-aneh! Nikah saat kuliah, memangnya anak
    istrimu mau dikasih makan apa? Dipikirkan yang dalam ya Nak...Jangan
    bicarakan lagi masalah nikah sebelum kamu lulus!"
    "Tapi,banyak godaan Bu...Nggak kuat!"
    "Puasa, puasa!! Katanya belajar agama, gitu aja nggak ngerti."
    "Sudah
    Pak...Sudah. ..", sang ibu menarik tangan ayahnya. Lalu dia
    ditinggalkan. Sendiri. Tergugu. Wajahnya panas. Matanya berkaca-kaca.
    Hatinya belah.


    Beberapa semester berlalu, dan esok hari
    adalah wisuda yang dinanti-nanti. Maka malam ini adalah saatnya bicara,
    begitu sang pemuda bergumam dalam hati. "Pak, saya sudah lulus..tentang
    pernikahan.. ?"
    "Eh,lulus itu artinya kamu pengangguran baru!"
    "Iya nak...Kamu konsentrasi cari kerja dulu ya.."


    Dan ia tak berkata-kata lagi. Harapan yang berkecambah telah tersiram air panas.
    Waktu berganti. Dan kini pekerjaan sudah dalam genggaman. "Pak..Bu..Emm, saya kan sudah kerja sekarang.."


    "Kerja
    apa? Serabutan gitu! Tidak nyambung dengan kuliahmu! Hh..Dengarkan!
    Bapak mau bicara baik-baik. Kamu cari pekerjaan yang mapan dulu, baru
    kita bicarakan pernikahan!'
    Pucuk daun harapan kembali pupus, hangus terbakar matahari.


    Tetapi
    Allah Maha Kuasa. Beberapa waktu berjalan, pekerjaan di sebuah instansi
    bergengsi pun didapat. Dan berseri-seri wajah pemuda itu menghadap,
    Pak..Saya sudah bekerja seperti harapan Bapak.."
    "Lha, kamu itu
    berangkat kerja saja masih pakai motor yang Bapak belikan. Nanti,
    ngomongin nikahnya kalau kamu sudah punya mobil.."


    Dan beberapa waktu kemudian. "Pak..Bu..Saya sudah punya mobil.."
    "tapi
    nanti mau tinggal dimana nak..? Coba ya, kamu usahakan punya rumah
    dulu..", kali ini sang ibunda yang lembut hati.. Yang ia merasa hilang
    daya dan lumer sumsum kalau beliau sudah bicara. Ia menyerah lagi.


    Hingga suatu hari.."Pak.. Bu..Rumahnya sudah jadi!! Jadi, kapan saya dinikahkan?"
    Bapak dan ibunya saling berpandangan. ..Dan mereka menangis, "Aduh Nak..Umurmu sudah 55...Siapa yang mau?"




    terserah mau ditanggapi bagaimana..hee

    Dikutip dari buku Jalan Cinta Para Pejuang by Salim A. Fillah

    aguslestari
    Newbie
    Newbie

    Jumlah posting : 35
    HP : 5
    Reputation : 3
    Registration date : 06.02.09
    Age : 31
    LokasiDepok

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by aguslestari on Wed Jan 06, 2010 5:41 pm

    mau ditanggapi dari sudut pandang yang mana nih? yang ngga ada sudutnya aja ya...biar ngga jadi dikasih tanggapan. Smile

    LYa
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 110
    HP : 59
    Reputation : 1
    Registration date : 06.02.09
    Age : 30
    Lokasijakarta

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by LYa on Wed Jan 06, 2010 5:44 pm

    aguslestari wrote:mau ditanggapi dari sudut pandang yang mana nih? yang ngga ada sudutnya aja ya...biar ngga jadi dikasih tanggapan. Smile

    huaaaaaaa.....tak apa lah... udah bisa kaka ternyata notifnya...

    LYa
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 110
    HP : 59
    Reputation : 1
    Registration date : 06.02.09
    Age : 30
    Lokasijakarta

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by LYa on Wed Jan 06, 2010 9:53 pm

    huhuhu baiklah baiklah..karna tak ada yg menanggapi...biar diriku saja yang menanggapi sendiri...

    hanya dia yg mandiri lah yang bisa memilih. kita harus memiliki- dan
    merasa memiliki- pilihan kita sendiri. sebab jika tidak, pilihan2 yg
    dikendalikan org lain akan membawa kita pada kesulitan yg tak
    berkesudahan.

    disini bukan soal patuh atau tidak patuh kpd org
    tua, bukan soal taat atau mebangkang. substansinya adalah pada
    kemandirian kita. bangunlah sejak dini, agar kita mempuanyai kuasa pada
    pilihan-pilihan kita sendiri. jadilah anak yang berbakti juga mandiri.

    mulai
    dari visi yang jelas, masa depan terencana, kedewasaan dan keberanian
    bersikap. begitulah kita selalu berkelana dalam pilihan..dan itu butuh
    KEBERANIAN....

    nina_apriyani
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 114
    HP : 223
    Reputation : 5
    Registration date : 10.02.09
    Age : 28
    LokasiJalan Lapan gang sawi rt 003/01 13710 pekayon ps rebo jak-tim

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by nina_apriyani on Wed Jan 06, 2010 11:00 pm

    hadooohhh....aturan masih kurang tuh ....
    tabungan buat anak cucu nanti belumm.... Razz

    heheh...gtw mau nanggapi apah.... tapi hmmmmm....
    semoga yg terbaik saja lah ....apa pun pilihannya pasti ada resikonya....berdoa hadapi pelajari dan hadapi..kedepannya serahkan sama Allah.... (semoga aja prakteknya gak susah2 amat dari terorinya)

    TauffaN
    Senior Member
    Senior Member

    Jumlah posting : 254
    HP : 264
    Reputation : 12
    Registration date : 05.02.09
    Age : 29
    LokasiKapuk Valley, margonda depok

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by TauffaN on Thu Jan 07, 2010 11:46 am

    waduh kok kantor jadi panas gini ya pas bacanya,...

    ane potong dari tengah coba,..

    ...dan akhirnya sang pemuda mendapat pekerjaan yang mapan,..

    telp berdering,...

    pemuda: "Aslm, ada apa bu?"

    orang tua(ibu): "nak sekrangkan kamu udah kerja, sesuai janji ayah dan ibu kalo kamu udah kerja kamu boleh nikah, jadi kapan mau nikahnya?"

    pemuda:"ohh iya ya bu,... sampe lupa, kayaknya ntar aja deh bu kalo udah ada modal buat nikah"

    orang tua:"gmana sih kamu nak,.. nanti masalah modal nikah biar keluarga yang nalangin"

    pemuda:"serius bu?"

    orang tua:"iya, tapi ngomong2, udah ada calonnya nak?"

    pemuda:"nah ntu dia bu, belum ada,... belum sempet nyarinya,.. dan lagian gak ada yang mau kyknya,.. wahahahaha"

    orang rua:"lah gmana kamu ini nak, kmaren pas kuliah menggebu-gebu sekrg nggak lagi"

    pemuda:"ya sudahlah bu,.. saya kerja dulu,.. ntar kalo sempet atau kalo inget lagi saya kabarin ibu"

    orang tua: "ya sudahlah kalo begitu, ingetloh nak jangan sampe ketuaan, ntar mau umur brapa kamu nimang cucu? ahahahaha(nada mengejek), ayo nak ibu pamit dulu, jaga kesehatan dsana ya, aslm.

    pemuda:"wa'alaikumsalam"



    terkadang bukan faktor orang tuanya sih,... tapi faktor anaknya aja yang bandel,...


    (cerita diatas hanya fiktif belaka, kalopun ada persamaan karakter dan situasi itu karena faktor ketidaksengajaan saja, )


    _________________
    "Imam Ahmad berkata: Ilmu itu tidak ada bandingannya apabila niatnya benar. Para muridnya bertanya: Bagaimanakah yang demikian itu? Beliau menjawab: ia berniat menghilangkan kebodohan dari dirinya dan dari orang lain." Pliss Klik Saya

    syarifurqon
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 55
    HP : 38
    Reputation : 2
    Registration date : 10.02.09
    Lokasidepok

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by syarifurqon on Thu Jan 07, 2010 12:02 pm

    Mulai dr diri sendiri.
    Sdhkah diri kita mampu mengarungi mahligai pernikahan?

    cari ilmunya, bnyak berdo'a tuk diselamatkan dr api neraka, berusaha dan bukan menunggu, kemudian menyerahkan keputusan kepada Allah dan luruskan niat karena Allah bukan karna nafsu syahwat.
    -----------------------------------------------------------------------------
    cerita yg diatas trlalu berlebihan mnrt saya (namany jg cerita lucu ), si Anak sdh berumur 55 thun tp ortunya blum meninggal (tergantung takdir jg siy), kira2 umur ortuny brpa ya?

    TauffaN
    Senior Member
    Senior Member

    Jumlah posting : 254
    HP : 264
    Reputation : 12
    Registration date : 05.02.09
    Age : 29
    LokasiKapuk Valley, margonda depok

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by TauffaN on Thu Jan 07, 2010 12:53 pm

    @b'syarif
    orang tuanya dulunya nikah muda itu kyknya,... ya sekitar umur 15 udah nikah,...
    jadi kira2 ortunya umur 71


    _________________
    "Imam Ahmad berkata: Ilmu itu tidak ada bandingannya apabila niatnya benar. Para muridnya bertanya: Bagaimanakah yang demikian itu? Beliau menjawab: ia berniat menghilangkan kebodohan dari dirinya dan dari orang lain." Pliss Klik Saya

    LYa
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 110
    HP : 59
    Reputation : 1
    Registration date : 06.02.09
    Age : 30
    Lokasijakarta

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by LYa on Thu Feb 04, 2010 10:27 pm

    nina_apriyani wrote:
    semoga yg terbaik saja lah ....apa pun pilihannya pasti ada resikonya....berdoa hadapi pelajari dan hadapi..kedepannya serahkan sama Allah.... (semoga aja prakteknya gak susah2 amat dari terorinya)

    amiiin...

    LYa
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 110
    HP : 59
    Reputation : 1
    Registration date : 06.02.09
    Age : 30
    Lokasijakarta

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by LYa on Thu Feb 04, 2010 10:35 pm

    syarifurqon wrote:Mulai dr diri sendiri.
    Sdhkah diri kita mampu mengarungi mahligai pernikahan?


    belom dicoba,,tapi insyaAllah semoga ita semua mampu...nikah itu kan perjalanan..kita ga dituntut sempurna saat menghadapinya..justru disitulah kita akan melengkapi agama yang separuhnya lagi..*sotoy banget dah LYa*

    syarifurqon wrote:
    cari ilmunya, bnyak berdo'a tuk diselamatkan dr api neraka, berusaha dan
    bukan menunggu, kemudian menyerahkan keputusan kepada Allah dan
    luruskan niat karena Allah bukan karna nafsu syahwat.

    siap graakk!!!

    syarifurqon wrote:cerita yg diatas trlalu berlebihan mnrt saya (namany jg cerita lucu
    )

    naahh..ituu...kalo ga lebay.com ga lucu bang...

    LYa
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 110
    HP : 59
    Reputation : 1
    Registration date : 06.02.09
    Age : 30
    Lokasijakarta

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by LYa on Thu Feb 04, 2010 10:37 pm

    topaann...jangan curhat dooonk

    phyna
    Newbie
    Newbie

    Jumlah posting : 38
    HP : 43
    Reputation : 0
    Registration date : 13.02.09
    Lokasijakarte bukan betawi

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by phyna on Fri Feb 05, 2010 10:35 pm

    ntar kalo udah baca pada komen yah...awas yah kalo pada ga komen




    bingung komen apa ya?berhubung udah baca

    udaaaahh k'lya lanjut aja..(??)
    wahh kayaknya 'si ikhwan' kebanyakan bikin proposal, jadi banyak pertimbangan tuhh (g nyambung ??)

    masa baru ngadepin ortu aja udah nyerah..apalagi ngadepin ortu yang 'di seberang'

    mahligai rumah tangga g hanya bisa dibangun dari keinginan, tp juga kematangan dan keberanian segala aspek.

    ayo lanjutin!!

    LYa
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 110
    HP : 59
    Reputation : 1
    Registration date : 06.02.09
    Age : 30
    Lokasijakarta

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by LYa on Sun Feb 07, 2010 6:54 pm

    phyna wrote:
    ntar kalo udah baca pada komen yah...awas yah kalo pada ga komen




    bingung komen apa ya?berhubung udah baca

    udaaaahh k'lya lanjut aja..(??)
    wahh kayaknya 'si ikhwan' kebanyakan bikin proposal, jadi banyak pertimbangan tuhh (g nyambung ??)

    masa baru ngadepin ortu aja udah nyerah..apalagi ngadepin ortu yang 'di seberang'

    mahligai rumah tangga g hanya bisa dibangun dari keinginan, tp juga kematangan dan keberanian segala aspek.

    ayo lanjutin!!

    apa aja boleehh...
    lanjutkan fina....apaan siy yg dilanjutin???

    santii
    Senior Member
    Senior Member

    Jumlah posting : 221
    HP : 356
    Reputation : 7
    Registration date : 04.05.09
    Age : 26
    Lokasijalan bango 3 pondok labu, cilandak, jakarta selatan

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by santii on Tue Feb 09, 2010 11:44 am

    Godaan
    yang mengancam agama dan kehormatannya terasa kian keras mendera. Puasa
    dan beraktifitas positif telah dilakukannya. Tetapi kadang justru itu!
    Aktifitas dakwah justru mempertemukannya dengan si jilbab biru yang
    selalu menunduk malu, si jilbab hitam yang elegan dan anggun, juga si
    jilbab coklat yang manis, lugu dan lucu. Hatinya kian gerah. Maka
    kepada ayahanda dan ibunda dikuatkannya hati untuk berkata,
    Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    alhasil si jilbab biru telah menikah dengan seorang mahasiswa yg meskipun hanya seorang pengacara (pengangguran banyak acara )tetapi tetap bahagia dan dikaruniai 7 orang anak, dan 3 orang cucu.

    sedangkan si jilbab hitam telah menikah dengan seorang ahli pengobatan bekam yang meskipun bermodal motor vespa, namun mereka bahagia mengarungi da'wah bersama dengan vespa bututnya dan merintis usaha bersama..

    dan si jilbab coklat telah dipinang oleh seorang PNS yang cukup bahagia dengan uang pensiunnya, dan dengan tambahan modal dari hasil berdagang sang istri, mereka mampu membeli rumah sederhana di tengah kota..

    hehe.. ngarang..


    phyna
    Newbie
    Newbie

    Jumlah posting : 38
    HP : 43
    Reputation : 0
    Registration date : 13.02.09
    Lokasijakarte bukan betawi

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by phyna on Tue Feb 09, 2010 8:50 pm

    alhasil si jilbab biru telah menikah dengan seorang mahasiswa yg meskipun hanya seorang pengacara (pengangguran banyak acara )tetapi tetap bahagia dan dikaruniai 7 orang anak, dan 3 orang cucu.

    sedangkan si jilbab hitam telah menikah dengan seorang ahli pengobatan bekam yang meskipun bermodal motor vespa, namun mereka bahagia mengarungi da'wah bersama dengan vespa bututnya dan merintis usaha bersama..

    dan si jilbab coklat telah dipinang oleh seorang PNS yang cukup bahagia dengan uang pensiunnya, dan dengan tambahan modal dari hasil berdagang sang istri, mereka mampu membeli rumah sederhana di tengah kota..

    hehe.. ngarang..


    hhe..si santii dapet cerita dari mana lg?
    oiy ngarang y san?
    Very Happy

    Sponsored content

    Re: Pak...Bu...Boleh nggak saya nikah sekarang...?

    Post by Sponsored content Today at 6:55 pm


      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 6:55 pm