Bersama Anda Membangun Islam

Login

Lupa password?

Like/Tweet/+1

Latest topics

» Newbie!!... silahkan perkenalkan dirinya disini... ^^
Mon Oct 24, 2011 5:09 am by raden galuh agung permana

» update forum 2
Wed Sep 14, 2011 10:00 am by Admin

» Resep Kue Pernikahan
Sat Jun 04, 2011 12:42 pm by aisyah salimah

» Hidup Tak Kenal Kompromi
Sat Jun 04, 2011 11:54 am by aisyah salimah

» Rumah Dunia VS Akhirat
Sun May 22, 2011 11:59 pm by aisyah salimah

» Selamat Jalan Ibunda Tercinta
Sat May 21, 2011 3:48 pm by aisyah salimah

» Cara Youtube tanpa buffer tanpa software
Tue May 10, 2011 8:16 pm by kholis

» tok tok tok...!
Mon May 09, 2011 7:43 pm by santii

» catatan da'wah
Sat May 07, 2011 10:08 pm by nadiachya

Gallery


Top posting users this month

Top posting users this week


    Belajar dari Kasus JewWatch

    Share

    nina_apriyani
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 114
    HP : 223
    Reputation : 5
    Registration date : 10.02.09
    Age : 28
    LokasiJalan Lapan gang sawi rt 003/01 13710 pekayon ps rebo jak-tim

    Belajar dari Kasus JewWatch

    Post by nina_apriyani on Mon Jan 11, 2010 5:38 pm

    Blog Penghina Islam : Belajar dari Kasus JewWatch - Google -
    WikipediaOleh : Reza Ervani *)

    Hari-hari ini beberapa milis dan facebook diramaikan dengan berita
    ajakan penutup blog yang menghina Islam. Sayang sekali, sifat reaktif
    ini justru sesungguhnya bisa berdampak sangat kontraproduktif, apalagi
    nama situs yang digunakan blog tersebut justru bisa mengalahkan
    website-website Informasi Islam yang "shahih".

    Tulisan ini sekedar ingin membuka wawasan dari sisi teknologi web dan
    mesin pencari, betapa sifat reaktif kita kadang justru kurang
    bermanfaat.

    ***

    Pada tahun 2004, Steven Weinstock, seorang investor real estate New
    York, melakukan pencarian di Google menggunakan kata "Jew" (Yahudi). Di
    baris atas pencariannya, yang ia jumpai adalah situs JewWatch.com,
    sebuah situs yang berisi bahan-bahan anti-Semit, merujuk kepada
    halaman-halaman dengan judul Jewish Mind Control Mechanisme, Jewish
    Communist Rulers dan sebagainya. Ia terkejut dan menganggap Google
    melakukan kesalahan.

    Tapi apa jawaban Google atas keberatan ini. Sebuah halaman berjudul "An
    Explanation of Our Search Results" memberikan jawaban sebagai berikut :

    Jika Anda belum lama ini menggunakan Google untuk mencari sesuatu dengan
    kata "Jew", Anda barangkali mendapatkan hasil yang sangat mencemaskan.
    Kami ingin memastikan kepada Anda bahwa pandangan-pandangan yang
    diungkapkan oleh situs-situs dalam hasil pencarian tersebut sama sekali
    tidak disahkan atau direstui oleh Google. Kami ingin menerangkan mengapa
    Anda memperoleh hasil seperti itu ketika Anda melakukan pencarian dengan
    kata ini.

    Peringkat sebuah situs dalam hasil pencarian Google sangat bergantung
    pada algoritma-algoritma komputer menggunakan beribu faktor untuk
    menghitung relevansi sebuah situs terhadap pencarian tertentu.
    Kadang-kadang hal kecil dalam bahasa menimbulkan anomali-anomali yang
    seolah-olah tidak dapat diramalkan. Sebuah pencarian menggunakan kata
    "Jew" menghasilkan salah satu hasil yang tidak diharapkan tersebut"

    Keterangan dari Google inilah yang kemudian membuat para aktivis Yahudi
    kemudian mengkampanyekan blog dan situs-situs untuk merujuk kata Jew ke
    Wikipedia, sehingga peringkat pertama Google untuk kata Jew tidak lagi
    merujuk ke JewWatch.com.

    ***

    Belajar dari kasus ini, apa yang kita sebar di milis, fesbuk, twitter,
    justru akan terbaca sangat banyak oleh "bot" (penjelajah otomatis)
    mesin-mesin pencari semacam Google, Yahoo dan Bing. Apalagi jika sampai
    ada group yang mengkhususkan diri membahas blog tersebut ...

    Dan alih-alih memberikan sumbangsih untuk meminimalisir kunjungan, anda
    justru bisa membuat situs tersebut ada di halaman pertama mesin-mesin
    pencari web. Bahkan karena nama situs penghina Islam itu dipilih dengan
    kata "berita", bisa jadi situs berita-berita dunia Islam semacam
    infopalestine. org, eramuslim.com, warnaislam.com justru bisa tersingkir
    dari deretan papan atas mesin pencari website.

    Dan terbukti jika anda mencari dengan kata kunci yang menjadi judul blog
    itu (dengan spasi), maka 2 dari 10 website yang dirujuk Google di
    halaman pertama, adalah website penghina Islam, dan jika digabung (tanpa
    spasi), blog itu menempati 2 slot dari 10 besar hasil pencarian di
    halaman pertama

    So ... Jadilah Bijaksana, jangan Reaktif

    Referensi :

    1. Google PageRank
    2. Wikipedia Revolution, How A Bunch of Nobodies Created the World's
    Greatest Encyclopedia, Andrew Lih, 2009

    *) Penulis adalah peneliti dan pengembang ensiklopedia digital di Rumah
    Ilmu Indonesia (http://www.rumahilm uindonesia. or.id
    <http://www.rumahilm uindonesia. or.id/> )

    Kunjungi SUPERPEDIA, Rintisan Kamus Pendidikan Terlengkap dan Gratis
    Berbahasa Indonesia di http://superpedia. rumahilmuindones ia.net
    <http://superpedia. rumahilmuindones ia.net/>

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 6:51 pm