Bersama Anda Membangun Islam

Login

Lupa password?

Like/Tweet/+1

Latest topics

» Newbie!!... silahkan perkenalkan dirinya disini... ^^
Mon Oct 24, 2011 5:09 am by raden galuh agung permana

» update forum 2
Wed Sep 14, 2011 10:00 am by Admin

» Resep Kue Pernikahan
Sat Jun 04, 2011 12:42 pm by aisyah salimah

» Hidup Tak Kenal Kompromi
Sat Jun 04, 2011 11:54 am by aisyah salimah

» Rumah Dunia VS Akhirat
Sun May 22, 2011 11:59 pm by aisyah salimah

» Selamat Jalan Ibunda Tercinta
Sat May 21, 2011 3:48 pm by aisyah salimah

» Cara Youtube tanpa buffer tanpa software
Tue May 10, 2011 8:16 pm by kholis

» tok tok tok...!
Mon May 09, 2011 7:43 pm by santii

» catatan da'wah
Sat May 07, 2011 10:08 pm by nadiachya

Gallery


Top posting users this month

Top posting users this week


    Kisah Sepotong Kain Putih

    Share

    Abu_Azzam
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 96
    HP : 9
    Reputation : 0
    Registration date : 09.02.09
    Age : 36
    Lokasips.minggu

    Kisah Sepotong Kain Putih

    Post by Abu_Azzam on Thu Feb 12, 2009 10:07 am

    Hari ini ada ribuan gulung kain, diperjual-belikan di pasar-pasar di kota ini,
    Hari ini ada sedemikian banyak kain putih, yang sedang dibeli, diukur dan dipotong,
    Hari ini ada sedemikian banyak kain putih yang siap digunakan sebagai kain kafan,
    Hari ini ada sedemikian banyak kain kafan yang seolah bertanya untuk siapa ia akan dibeli.

    Esok hari, siapa gerangan pembeli berikutnya,
    Bisa jadi kain putih itu akan dibeli orang yang tidak kita kenal,
    Bisa jadi kain putih itu kita sendiri yang membelinya untuk tetangga atau keluarga terdekat kita,
    Bisa jadi seseorang sedang membelikannya untuk jenazah kita yang sedang menunggu dikubur,

    Engkau boleh saja tertawa, tapi bisa jadi kain kafanmu ada di truk pengirim barang yang sedang diparkir di pinggir toko kain itu,
    Engkau boleh saja berencana, tapi bisa jadi kain kafanmu sedang dipesan si pemilik toko,
    Engkau boleh saja tidur nyenyak, tapi bisa jadi seorang penenun sedang memintal kain kafanmu.
    Engkau boleh saja menikmati keindahan alam pertanian, tapi boleh jadi seorang petani sedang memanen kapas bahan kain kafanmu.

    Kita tidak tahu kapan hidup kita berakhir,
    Kita juga tidak tahu kain kafan mana yang akan menemani kita di kuburan,
    Tapi yang jelas kain itu ada di suatu tempat,

    Kain putih itu sendiri tidak pernah tahu kepada siapa ia akan digunakan,
    Seandainya ia bisa berbicara, tentu ia akan meminta agar digunakan pada orang soleh yang selalu mempersiapkan diri untuk kehidupan berikutnya…

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 6:53 pm