Bersama Anda Membangun Islam

Login

Lupa password?

Like/Tweet/+1

Latest topics

» Newbie!!... silahkan perkenalkan dirinya disini... ^^
Mon Oct 24, 2011 5:09 am by raden galuh agung permana

» update forum 2
Wed Sep 14, 2011 10:00 am by Admin

» Resep Kue Pernikahan
Sat Jun 04, 2011 12:42 pm by aisyah salimah

» Hidup Tak Kenal Kompromi
Sat Jun 04, 2011 11:54 am by aisyah salimah

» Rumah Dunia VS Akhirat
Sun May 22, 2011 11:59 pm by aisyah salimah

» Selamat Jalan Ibunda Tercinta
Sat May 21, 2011 3:48 pm by aisyah salimah

» Cara Youtube tanpa buffer tanpa software
Tue May 10, 2011 8:16 pm by kholis

» tok tok tok...!
Mon May 09, 2011 7:43 pm by santii

» catatan da'wah
Sat May 07, 2011 10:08 pm by nadiachya

Gallery


Top posting users this month

Top posting users this week


    Processor karya anak Indonesia kalahkan kinerja "dual core"

    Share

    mirro
    Newbie
    Newbie

    Jumlah posting : 21
    HP : 31
    Reputation : 0
    Registration date : 28.02.09

    Processor karya anak Indonesia kalahkan kinerja "dual core"

    Post by mirro on Mon Apr 06, 2009 8:18 am

    Mahasiswa ITB Juara Lomba Prosesor di Jepang

    Selasa, 24 Maret 2009 | 16:30 WIB


    TEMPO Interaktif, Bandung: Prosesor kecil dan sederhana buatan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menyabet dua gelar juara dalam Large Scale Intergrated Circuit di Okinawa, Jepang, 19 Maret lalu.

    Dua tim dari Sekolah Tinggi Elektro dan Informatika itu menyingkirkan puluhan tim dan perancang alat elektronik se-Asia-Pasifik. "Kami meraih dua dari tiga kategori juara," kata dosen pembimbing Trio Adiono, dalam jumpa pers di gedung rektorat ITB, Selasa (24/3).

    Tim Ganesha ANT meraih penghargaan tertinggi System Infomedia Society (SIS) dari Japan Society of Information and Communication. Di kategori ini, kata Adiono, yang dilombakan adalah inovasi akademik.

    Tim yang beranggotakan Tyson, Aisar Labibi, dan Raden Siti Intan Permatasari ini membuat prosesor kecil dengan kerja cepat hingga bisa dipakai untuk dua pekerjaan sekaligus. Karya itu mengalahkan tim pembuat prosesor seperti dual core yang biasa digunakan untuk notebook.

    Sementara tim Zoiros yang diawaki Randy Hari Widialaksono, Ahmad Fajar Firdaus, dan Iman Prayudi, meraih juara ketiga Xilinx Award dari Multinational Company yang berada di Jepang. Mereka, kata Adiono, membuat prosesor berkecepatan 1 gigahertz dengan teknologi sederhana. Komponen itu bisa dipakai untuk game interaktif.

    Jenis prosesor yang mereka kembangkan adalah micro processor without pipeline stage (MIPS). Alat kecil itu biasa digunakan untuk Personal Digital Assistant (PDA) atau Global Positioning System (GPS).

    Selanjutnya, kata Adiono, pihaknya akan membuat riset tambahan untuk pengayaan kemampuan prosesor tersebut agar bisa dijual. "Kebutuhan yang besar saat ini adalah prosesor kecil," katanya. Komponen itu misalnya dibutuhkan oleh pembuat MP3 player, remote control, juga TV digital.

    revoLUTHIon
    Senior Member
    Senior Member

    Jumlah posting : 243
    HP : 101
    Reputation : 3
    Registration date : 06.02.09
    Age : 29
    Lokasibekasi

    Re: Processor karya anak Indonesia kalahkan kinerja "dual core"

    Post by revoLUTHIon on Mon Apr 06, 2009 3:26 pm

    wah ki..ini yg dicertain esthu kemaren

    temennya dia


    _________________
    Then which favors of 4WI will you deny As sins are revealed for us to be avoided

    Oki Kuswanda
    Jr. Member
    Jr. Member

    Jumlah posting : 129
    HP : 76
    Reputation : 1
    Registration date : 08.02.09
    Age : 30
    LokasiBogor

    Re: Processor karya anak Indonesia kalahkan kinerja "dual core"

    Post by Oki Kuswanda on Mon Apr 06, 2009 3:44 pm

    hebat euy...

    TauffaN
    Senior Member
    Senior Member

    Jumlah posting : 254
    HP : 264
    Reputation : 12
    Registration date : 05.02.09
    Age : 29
    LokasiKapuk Valley, margonda depok

    Re: Processor karya anak Indonesia kalahkan kinerja "dual core"

    Post by TauffaN on Sun May 03, 2009 7:39 pm

    hebat salut saya...

    hmm.. tapi yang menjadi pertanyaannya.... kok bisa2nya "micro processor without pipeline stage (MIPS) yang biasa digunakan untuk Personal Digital Assistant (PDA) atau Global Positioning System (GPS), dibandingkan dengan "processor dual core yang notabenenya menggunakan teknologi pipeline yang Secara sederhana, pipeline adalah suatu cara yang digunakan untuk melakukan sejumlah kerja secara bersamaan tetapi dalam tahap yang berbeda yang dialirkan secara kontiniu pada unit pemrosesan. Dengan cara ini, maka unit pemroses selalu bekerja."
    ,. ya jelas kalahlah, toh type/fungsi dan beban pemrosesan prosessornya aja beda...., ibarat mobil truck pengangkut barang di bandingkan kecepatannya dengan mobil ferrari, padahal mobil truck cc-nya jauh lebih gede tapi tetep aja dapet dikalahkan dengan mudah dgn mobil ferrari toh si mobil truck sambil ngangkut barang berat


    _________________
    "Imam Ahmad berkata: Ilmu itu tidak ada bandingannya apabila niatnya benar. Para muridnya bertanya: Bagaimanakah yang demikian itu? Beliau menjawab: ia berniat menghilangkan kebodohan dari dirinya dan dari orang lain." Pliss Klik Saya

    revoLUTHIon
    Senior Member
    Senior Member

    Jumlah posting : 243
    HP : 101
    Reputation : 3
    Registration date : 06.02.09
    Age : 29
    Lokasibekasi

    Re: Processor karya anak Indonesia kalahkan kinerja "dual core"

    Post by revoLUTHIon on Mon May 04, 2009 8:05 am

    ini yg beritaain yg salah Smile)


    _________________
    Then which favors of 4WI will you deny As sins are revealed for us to be avoided

    mirro
    Newbie
    Newbie

    Jumlah posting : 21
    HP : 31
    Reputation : 0
    Registration date : 28.02.09

    Re: Processor karya anak Indonesia kalahkan kinerja "dual core"

    Post by mirro on Fri May 08, 2009 8:32 am

    TauffaN wrote:hebat salut saya...

    hmm.. tapi yang menjadi pertanyaannya.... kok bisa2nya "micro processor without pipeline stage (MIPS) yang biasa digunakan untuk Personal Digital Assistant (PDA) atau Global Positioning System (GPS), dibandingkan dengan "processor dual core yang notabenenya menggunakan teknologi pipeline yang Secara sederhana, pipeline adalah suatu cara yang digunakan untuk melakukan sejumlah kerja secara bersamaan tetapi dalam tahap yang berbeda yang dialirkan secara kontiniu pada unit pemrosesan. Dengan cara ini, maka unit pemroses selalu bekerja."
    ,. ya jelas kalahlah, toh type/fungsi dan beban pemrosesan prosessornya aja beda...., ibarat mobil truck pengangkut barang di bandingkan kecepatannya dengan mobil ferrari, padahal mobil truck cc-nya jauh lebih gede tapi tetep aja dapet dikalahkan dengan mudah dgn mobil ferrari toh si mobil truck sambil ngangkut barang berat
    an ngopi dr tempo.. g d lbihin g d kurangin..g tw dh gmn ngebandingin nya..

    Sponsored content

    Re: Processor karya anak Indonesia kalahkan kinerja "dual core"

    Post by Sponsored content Today at 7:52 am


      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 7:52 am