Bersama Anda Membangun Islam

Login

Lupa password?

Like/Tweet/+1

Latest topics

» Newbie!!... silahkan perkenalkan dirinya disini... ^^
Mon Oct 24, 2011 5:09 am by raden galuh agung permana

» update forum 2
Wed Sep 14, 2011 10:00 am by Admin

» Resep Kue Pernikahan
Sat Jun 04, 2011 12:42 pm by aisyah salimah

» Hidup Tak Kenal Kompromi
Sat Jun 04, 2011 11:54 am by aisyah salimah

» Rumah Dunia VS Akhirat
Sun May 22, 2011 11:59 pm by aisyah salimah

» Selamat Jalan Ibunda Tercinta
Sat May 21, 2011 3:48 pm by aisyah salimah

» Cara Youtube tanpa buffer tanpa software
Tue May 10, 2011 8:16 pm by kholis

» tok tok tok...!
Mon May 09, 2011 7:43 pm by santii

» catatan da'wah
Sat May 07, 2011 10:08 pm by nadiachya

Gallery


Top posting users this month

Top posting users this week


    info buat yg ditilang

    Share
    avatar
    santii
    Senior Member
    Senior Member

    Jumlah posting : 221
    HP : 356
    Reputation : 7
    Registration date : 04.05.09
    Age : 27
    Lokasijalan bango 3 pondok labu, cilandak, jakarta selatan

    info buat yg ditilang

    Post by santii on Sat May 09, 2009 11:22 am

    dear friends
    ini
    skedar informasi (dapet dari teman) semoga bisa bermanfaat dan
    dilakukan (klo ke tangkep), tapi yang paling penting kita kudu ikut
    peraturan oke
    Info Penting Kalo dapat tilang dimana saja berada......
    Penting Untuk Diketahui (Bila di Tilang di Jalanan)
    Beberapa
    waktu yang lalu sekembalinya berbelanja untuk kebutuhan lebaran, saya
    sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik
    ketika saya menumpang taksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak
    ditilang oleh polisi. Sempat teringat oleh saya dialog antara polisi
    dan sopir taksi.
    Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
    Sopir (Sop) : Baik Pak...
    P : Mas tau..kesalahannya apa?
    Sop : Gak pak
    P
    : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat
    nomor taksi yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus
    sakti mengambil buku tilang...lalu menulis dengan sigap
    Sop : Pak jangan ditilang deh.... wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana... kalo ada pasti saya pasang
    P : Sudah...saya tilang saja...kamu tau gak banyak mobil curian sekarang... (dengan nada keras !! )
    Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!
    P
    : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu
    terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)
    Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya.... Saya mau yg warna BIRU aja
    P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak berlaku!
    Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?
    P
    : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU....
    Dulu kamu bisa minta form BIRU... tapi sekarang ini kamu Gak bisa...
    Kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan
    ngotot)
    Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)
    Dalam hati saya ...berani betul sopir taksi ini ...
    P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
    Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU... Bapak kan yang gak mau ngasih
    P : Kamu jangan macam-macam yah... saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
    Sop
    : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku?
    Gini aja pak saya foto bapak aja deh... kan bapak yg bilang form BIRU
    gak berlaku (sambil ngambil HP)
    Wah ... wah hebat betul nih sopir ...... berani, cerdas dan trendy ... (terbukti dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.
    P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu)
    Kemudian
    si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan
    "shoot pertama" (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lain
    (P2) )
    P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
    Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg menilangnya)
    lalu
    si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada
    pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan
    polisi yang menilang. Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si
    sopir taksi.
    P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
    Sop : Gak sama saya pak.... Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)
    P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)
    Lalu
    polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil
    berkata "nih kamu bayar sekarang ke BRI ... lalu kamu ambil lagi SIM
    kamu disini, saya tunggu"....
    S : (Yes!!) Ok pak ..gitu dong kalo gini dari tadi kan enak...
    Kemudian
    si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada
    saya, "Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya ... mau transfer uang tilang
    .. Saya berkata ya silakan.
    Sopir
    taksipun langsung ke ATM sambil berkata, .... "Hatiku senang banget
    pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu."
    "Untung saya paham macam2 surat tilang....."
    Tambahnya,
    "Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2
    minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI.......
    Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!"
    Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai berikut:
    SLIP
    MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela
    diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.
    Itupun
    di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum
    pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai
    tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di
    kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang
    melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai
    tilang.
    SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda.
    Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN).
    Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.
    You
    know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak
    melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.
    Forward email ini beritahukan teman, saudara sama keluarga Anda.
    Berantas korupsi dari sekarang,..

      Waktu sekarang Tue Oct 24, 2017 4:30 pm